Jika Menang Pilpres, Ma’Ruf Amin Ingin Ada Menteri Pesantren

Total ada 28,194 pesantren yang tersebar di wilayah kota maupun pedesaan yang tercatat dari data Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, yang menciptakan bakal calon wakil presiden Ma’ruf Amin ingin membentuk kementerian khusus pesantren. Lantaran ia sendiri merupakan salah satu alumni pesantren.

“Sebagai orang pesantren aku ingin membawa aspirasi saya, aku ingin pesantren punya posisi kuat, ada yang minta menteri urusan pesantren. Nah kita Dirjen urusan pesantren dulu lah,” kata Ma’ruf ketika berbincang dengan sejumlah ulama Aceh yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ulama dan Tokoh Masyarakat Aceh (Forkuma), di Hotel Hermes, Banda Aceh dilansir dari CNNIndonesia.

Selain itu, Ma’ruf pun ingin membentuk Direktorat Jendral Pesantren yang dibawahi Kementerian Agama. Ia berkeinginan semoga nantinya direktorat tersebut sanggup fokus untuk mengurus dan membuatkan potensi pesantren dengan baik.

“Nanti berikutnya menteri urusan pesantren, tapi dirjen dulu supaya ada yang ngurusin pesantren, biar punya posisi lebih kuat,” ujarnya.

Ma’ruf pun tak hanya mengidekan kedua hal itu saja. Dari banyaknya pesantren yang tersebar, membuatnya ingin mengusulkan juga semoga nanti pemerintah bisa meningkatkan alokasi dana APBN maupun APBD khusus demi meningkatkan dan pemberdayaan pesantren. Ma’ruf pun menambahkan jikalau anggaran pemerintah harus berpihak pada pemberdayaan bagi pondok pesantren dan juga santrinya.

“Saya bilang ke pak Jokowi, pas ketemu pas aku jadi bakal cawapres, aku permintaan semoga ada APBN [khusus] pesantren, APBD juga,” kata dia.