Nyawa Melayang Dalam Sepak Bola, Tak Dapat Disikapi Seolah Itu Biasa, Bung!

Lagi-lagi seorang suporter harus meregang nyawa sebab muramnya sepak bola Indonesia, khususnya pada ruang lingkup suporter dalam mendukung sebuah tim. Pertemuan tabrak panas antara Persija dengan Persib ternyata tak hanya menyuguhkan hasil final namun juga memakan korban.

Seorang laki-laki dikeroyok sampai tewas di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pria itu pun tersungkur bersimbah darah sampai meninggal. Dia dikeroyok sebelum pertandingan dimulai. Bahkan ada yang memakai benda tumpul untuk menyerang laki-laki tersebut.

Korban tersebut ternyata seorang Jakmania bernama Haringga Sirilia. Kronologi kejadian, berdasarkan keterangan suporter yang berada di GBLA, pukul 13.00 ada satu orang dikejar oleh oknum suporter Persib yang berjumlah banyak, dan berteriak kalau orang yang dikejar merupakan Jakmania suporter dari Persija. Korban yang dikejar pun meminta tolong kepada tukang bakso, namun nyawanya tak terselamatkan.

Usai pengeroyokan, Kasat Reskim Polrestabes Bandung bergerak cepat dengan mengamankan enam orang yang diduga berpengaruh terlibat dalam agresi yang terjadi di lapangan parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) berbekal video yang tersebar di dunia maya. Ironisnya mereka yang melaksanakan pengeroyokan berusia belasan. Diantaranya mereka berjulukan Atria (18)‎, Satria (17), Aditya (19), dan Goni Abdurahman (20).

“Mereka yang terlibat agresi pengeroyokan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tadi,” ujar Wakasatreskrim Kompol Supadma di Gedung Reskrim Polrestabes Bandung, dilansir dari Tribunews.

Kejadian ini pun mendapat perhatian dari pemain senior Persija, Bambang Pamungkas lewat Twitternya. Pemain yang bersahabat disapa Bepe itu pun menyatakan dirinya sangat oke lebih baik tanpa sepak bola di negeri ini kalau terus bermunculan korban jiwa.